PENGUATAN DAYA SAING UMKM MELALUI SERTIFIKASI HALAL, BRANDING, DAN INOVASI KEMASAN PRODUK DI DESA KEDUNGPRING, KECAMATAN KEMRANJEN,KABUPATENBANYUMAS

Penguatan Daya Saing

Authors

  • Tri Watiningsih Universitas Wijayakusuma Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.63859/wikuacitya.v5i3.308

Keywords:

UMKM, Teknologi, Labeling, daya saing

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, sebagian besar pelaku UMKM di Desa Kedungpring, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas masih menghadapi berbagai kendala, antara lain belum memiliki sertifikat halal, lemahnya identitas merek (branding), serta penggunaan kemasan produk yang belum memenuhi standar pemasaran. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya daya saing produk di pasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM melalui pendampingan sertifikasi halal, penguatan branding, dan inovasi kemasan produk. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) yang meliputi observasi, identifikasi kebutuhan, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan diikuti UMKM yang bergerak pada sektor makanan, minuman, dan usaha rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai prosedur sertifikasi halal, strategi branding, dan desain kemasan yang lebih menarik serta informatif. Program ini juga meningkatkan kesiapan pelaku UMKM dalam memenuhi aspek legalitas produk, memperkuat identitas merek, dan meningkatkan daya saing usaha. Model pendampingan terpadu yang diterapkan berpotensi menjadi model pemberdayaan UMKM berbasis desa yang berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-08-18