CAHAYA BARU DARI YANG TAK TERPAKAI : LILIN AROMA RAMAH LINGKUNGAN DARI MINYAK BEKAS PADA DESA KURIPAN KECAMATAN WATUMALANG

Authors

  • Rosma Dwi Jayanti Universitas Wijayakusuma Purwokerto
  • Tiyo Wardiman Universitas Wijayakusuma Purwokerto
  • Rina Puji Lestyani Universitas Wijayakusuma Purwokerto
  • Fathia Nur Habibah Universitas Wijayakusuma Purwokerto
  • Vinna Imelia Agustin Universitas Wijayakusuma Purwokerto
  • Nabil Faizal Universitas Wijayakusuma Purwokerto
  • Fajar Bintang Saputra Universitas Wijayakusuma Purwokerto
  • Anisa Cahya Wulandari Universitas Wijayakusuma Purwokerto
  • Hendrika Lauren Oktavia Universitas Wijayakusuma Purwokerto
  • Feri Tegar Ardiansyah Universitas Wijayakusuma Purwokerto
  • Luqman Abdul Hakim Universitas Wijayakusuma Purwokerto

DOI:

https://doi.org/10.63859/wikuacitya.v4i2.384

Keywords:

Waste Cooking Oil; Aromatherapy Candles; Community Empowerment; Creative Economy

Abstract

Limbah minyak jelantah merupakan salah satu sumber pencemar lingkungan yang umum dihasilkan dari aktivitas rumah tangga. Di Desa Kuripan, permasalahan ini belum tertangani secara optimal, ditandai dengan kebiasaan masyarakat membuang minyak bekas secara sembarangan. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk memberikan solusi alternatif yang berkelanjutan melalui pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah kepada ibu-ibu PKK. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui praktik langsung, mencakup tahap penyaringan minyak, pencampuran bahan aditif (pewangi dan pewarna), serta proses pencetakan lilin. Evaluasi dilakukan secara observasional terhadap keterlibatan dan pemahaman peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta mampu mengikuti seluruh tahapan dengan baik serta menunjukkan minat tinggi dalam mengembangkan keterampilan tersebut menjadi aktivitas produktif. Produk lilin yang dihasilkan memiliki daya tarik visual dan aroma yang sesuai untuk dipasarkan sebagai kerajinan rumah tangga. Kegiatan ini tidak hanya berkontribusi dalam pengurangan limbah rumah tangga, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru berbasis pemberdayaan masyarakat. Keberlanjutan program diharapkan mampu meningkatkan kesadaran lingkungan serta memberikan dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat setempat.

Downloads

Published

2025-05-23